Thursday, 27 July 2017

Kulineran Yuk di Tiga Wonton Duta Mall Banjarmasin (Part I)

Yuhuu.. Eat Lovers! Mimin back again nih mau bagi-bagi pengalaman makan ditempat yang pastinya baru dan fresh from the oven.
Ginama ga fresh? tempat ini nih baru aja dibuka beberapa minggu yang lalu di Duta Mall Banjarmasin, tu kan nambah lagi refrensi makanan bagi yang suka kulineran di Mall kita yang satu-satunya ini hihi but don't worry, walalpun kota kita cuma punya satu Mall, tapi kulinernya ga kalah beragam.
So, kali ini gue mau review tempat makan yang bernama Tiga Wonton, as we know Tiga Wonton berada dibangunan Duta Mall yang baru tetap didepan hotel Mercure, resto ini memiliki beberapa sodara yang tempatnya tepat berada disamping kanan (Torico) dan samping kiri (Gula Merah), semuanya belum pernah gue review, but gue lebih tertarik mau coba Tiga Wonton first!
Now Lets Check it Out Eat Lovers!

Pertama-tama gue mau kasih info dulu nih, buat kalian yang belum tau perbedaan antara wonton, pangsit rebus dan dim-sum itu apa, ketiga hal tersebut adalah terbuat dari bahan yang sama yaitu dari tepung terigu yang ditengah nya diisi oleh daging cincang dan berbagai bumbu khas cina, yup.. makanan ini memang berasal dari Negeri Tirai Bambu. Jadi, Pangsit = Wonton dan Wonton = Pangsit.. dan mereka berdua adalah salah satu jenis Dim Sum. 


MIE KUAH WONTON SCALLOP (KALDU)
Karena di resto ini pemeran utamanya adalah "Wonton" rugi banget dong ya kalo gue ga pesan wonton, ekspektasi costomers kan pasti tinggi untuk wonton nya, dan gue pilih wonton yang isinya "Scallop"! yes, scallop salah satu jenis kerang laut yang harga nya lumayan ga terjangkau, dan faktanya gue alergi seafood. Tapi demi keprofesionalitasan *apacoba* gue rela makan seafood (lagi).


ISI : Tiga Wonton Scallop, Mie, Sedikit Sayuran, disiram dengan kuah kaldu didalam makngkung yang berukuran medium


TASTE : Menurut gue rasa dari wonton nya agak flat, tidak terlalu terasa beberapa bumbu yang biasa ada didalam bagian dim sum pada umumnya, hanya scallop yang teksturnya kenyal tapi ga alot. Bagaimana dengan kuahnya? Kuahnya sebenarnya tersedia dalam 2 variant yaitu Kaldu dan Tomyum, tapi gue milih yang kaldu karena gue kurang suka sama rasa Tomyum yang pedas dan asem. There's nothing special sama kuahnya, dish ini enak.. tapi cukup enak aja hehe

PRICE : 29 K 

RATE : 7 dari 10

WHAT I LIKE : Tempatnya yang cozy, adem dan nyaman bikin gue betah lama-lama duduk diresto ini, diiringi sama lantunan musik santai.  Tempatnya didesign khas China, banyak guci-guci tanah liat yang dipajang pantry, cantik deh!


DISLIKE : 
- Cangkir untuk minum nya terlalu kecil buat secangkir teh es, gue harus berhemat minum karena ukuran gelasnya dan harga minuman yang ada dimenu tergolong agak mahal
-  Saos Tomat, lada, saos cabe, kecap tidak disediakan ditiap meja, mereka diletakkan didepan etalase dapur

Nah itu dia review gue makan wonton, sebenarnya gue udah sering makan dim sum, pangsit, siomay, tapi baru kali ini gue cobain makan wonton yang isinya scallop. Alhasil pulang makan seafood badan gue bentol-bentol haha ga papa lah yah.. namanya juga Eat Lovers kan?
Thanks ya sudah mampir.. semoga artikel ini berguna bagi kalian yang cari refrensi tempat makan, bye!

2 comments:

  1. Sama kita mba saya juga alergi sea food, kalau udang biasanya gatal di sekitaran kerongkongan tp msh no problem lah, yang parah kepiting makan secuil aja 1 menit kemudian bibir saya langsung bentol. Enak di lidah ga enak di badan, 😂😂

    Btw kalo yg ini blog nya khusus kuliner ya?...

    ReplyDelete
    Replies
    1. jiakakaka bibir dower mah bukan hal asing lagi, jontor kalo abis makan seafood sama kena udara dingin 😂😂😂 sering juga satu muka satu kepala bengkak 😂😂

      Delete